"you're my best friend"

00.17

pernahkah sesekali kamu merasa senang dan sedih pada waktu yang sama?
pernahkah sesekali kamu merasa kesenanganmu tak akan bertahan lama?
pernahkah sesekali kamu merasa bahwa hidupmu akan selalu dihantui sedih dan luka?

pernahkah sesekali kamu berharap..
bahwa kamu, bukanlah dirimu?

aku pernah.

selamat malam, kamu.

tulisan ini adalah tulisan pertamaku tentangmu.
kalau kamu berharap tulisan ini berisi kisah indah tentangmu, silakan kubur rapat-rapat harapan itu, karena tulisan ini berisi kisah pilu.

hey,
malam ini aku kembali terjaga dan mengalirkan air mata.
sendiri, lagi.
ah.. hidupku mana pernah dikelilingi orang-orang yang peduli?

hey,
aku masih memikirkan obrolan kita tadi, obrolan kecil yang akhirnya menjadi rasuk di hati.
pertanyaan kecil itu akhirnya menjadi racun untukku.
kira-kira seperti ini..

"what do you feel about me? what am i to you?"

"you're.. my best friend."

yup, let me stop it right there.

right there. right in that moment. the moment of silence. the moment i lost everything i hope.
the moment i realized that.. i am.. just.. a best friend.

how am i so stupid after all?
how could i even hope?
how could i even.. have a feeling for you?

but..
hey, it's okay. 
let's hear what boy candra said about this.

"akhirnya aku belajar melepasmu, bukan karena aku tidak lagi mencintaimu,
bukan juga karena sayangku sudah habis di dalam hati,
namun aku sadar, mencintaimu sendirian bukanlah cinta yang wajar,
aku dibunuh debar-debar dada dan kecemasan akan kenangan berselimut luka.

itulah mengapa, aku belajar melepasmu
sebab.. aku tau cinta terbaik akan selalu pulang
jika kau tidak kunjung datang, barangkali, kau memang ditakdirkan sebagai kisah yang hanya layak tersimpan sebagai kenang."

thanks, best friend.





Melepasmu

22.57

Dan untuk kesekian kalinya, aku melepas seorang yang kucinta demi mereka yang pantas untuknya.. 
Bukan aku.

Diam-diam

00.28


boy, human, and inspiracion image


Untuk mas,
yang penggalan katanya selalu berhasil membuatku sedu maupun rindu.

Arti sahabat

17.57




"Best friends are those rare people
who ask how we are
and then wait to hear the answer"
-Ed Cunningham

Selamat malam, Sahabat

23.25

Untuk kalian yang kurindu


(8/12)

Sungguh, hanya lewat beberapa bulan yang masih diselingi sesekali pertemuan, dan aku sudah sangat ingin berkata rindu. Apakah menurutmu masih terlalu dini untuk mengucap rindu? Beberapa dari kalian bahkan tak pernah kutemu. Lalu apa kata yang akan kuucap padamu? Lebih dari rindu?

I UNDERSTAND U THEY SAID, I KNOW THAT FEEL THEY SAID. YOU NEVER FCKN KNOW! bgst

22.18



Do you ever feel like breaking down?
Do you ever feel out of place, like somehow you just don't belong and no one understands you?
Do you ever wanna run away?
Do you lock yourself in your room with the radio on turned up so loud that no one hears you're screaming?

No, you don't know what it's like!
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No, you don't know what it's like
Welcome to my life

Do you wanna be somebody else?
Are you sick of feeling so left out?
Are you desperate to find something more before your life is over?
Are you stuck inside a world you hate?
Are you sick of everyone around?
With their big fake smiles and stupid lies
While deep inside you're bleeding

No, you don't know what it's like
When nothing feels all right
You don't know what it's like
To be like me

To be hurt
To feel lost
To be left out in the dark
To be kicked when you're down
To feel like you've been pushed around
To be on the edge of breaking down
And no one's there to save you
No you don't know what it's like
Welcome to my life

No one ever lied straight to your face
And no one ever stabbed you in the back
You might think I'm happy but I'm not gonna be okay
Everybody always gave you what you wanted
You never had to work it was always there
You don't know what it's like,


WELCOME TO MY DAMN LIFE
you asshole.






Yook Sungjae BtoB as Gong Tae Kwang: My New Happiness

02.00

jujur selama ini gue ga pernah punya idola orang korea atau orang-orang sipit lainnya #rasis

ga tau kenapa dari dulu emang ga pernah tertarik buat punya idola atau bahkan crush on someone sipit #rasislagi #kumohonmaafkan 
meskipun dari dulu banyak banget temen yang suka sama boyband atau girlband korea. ada yang seluruh playlist lagunya huruf keriting (re:hangeul) sampe pusing gue liatnya, ada yang laptopnya sampe lemot gara-gara diisi mv kpop, ada yang selalu belajar dance-nya, bahkan ada yang sampe fanatik, bela-belain bikin kue pas salah satu member boyband yang dia suka ulang tahun, pas di sekolah dia kumpul sama temen-temen sesama fanatik terus nyanyi bareng kenceng banget

"SAENGIL CHUKAHAMNIDA
SARANGHANEUN BAEKHYUN
SAENGIL CHUKAHAMNIDA"

terus pada tepok tangan.

fix gue nangis.
bukan gara-gara terharu tapi sedih, like "please, he doesn't even knoooww!"


tapi akhirnya gue tau rasanya jadi mereka
maafin gue ya guys, penyesalan selalu datang paling akhir guys..


jadi ceritanya gini...


gue emang ga terlalu suka kpop, tapi gue suka drama korea
pertama karena drama korea better than drama indonesia yang episodenya bisa sampe beribu-ribu, udah gitu pake berseason-season juga, itu pemain dari lahir sampe tua kerjanya maen drama ituu mulu.
kedua karena jalan ceritanya bagus, yha emang ga semua drama korea jalan ceritanya bagus, but most of them has good quality, ga kaya drama indonesia yang gampang ditebak, isinya juga cuma harimau, serigala, dsb. lah ini drama apa kebon binatang. capeq.
ketiga karena pemainnya enak diliat dan punya skill yang bagus dalam berakting, ga kaya drama indonesia yang pemainnya asal punya tampang oke dan anak artis #nooffense, yha ga semuanya gitu sih, banyak juga yang skill aktingnya bagus, tapi jalan ceritanya... huh capeq.

nah jadi baru-baru ini gara-gara punya BANYAK BANGET waktu luang, gue akhirnya nonton drama korea yang lagi laris, judulnya "School 2015: Who Are You?"
mungkin banyak dari kalian yang udah tau atau bahkan udah nonton drama itu jadi gue ga perlu lah ya ceritain gimana drama itu. intinya abis nonton drama itu gue jadi tergila-gila sama Gong Tae Kwang. 



gatau lagi deh harus bilang apa.
aku gakuat Sungjae oppa.

yha.
selayaknya cewek yang baru punya idola, akhirnya gue mulai fangirling-an.
gue cariin semua informasi tentang dia
gue seneng banget pas tau kalo bulan lahir & golongan darahnya sama kaya gue :') gue liatin foto-foto dia :') gue simpen sebanyak-banyaknya :') gue tontonin semua video yang ada dianya meskipun cuma iklan :') gue tontonin btob diary dari episode 1, setiap Sungjae oppa muncul gue teriak kenceng, ampe begadang nontonin btob diary cuma buat kamu Sungjae oppa :')

fix gue mengenaskan.
aku begini karnamu Sungjae oppa. 



you definitely make me go insane, bang.
FINALLY I FOUND MY NEW HAPPINESS.
*tepok tangan*

nah 
sekarang gara-gara drama School 2015 yang endingnya rada 'gitu banget', banyak fans-fans yang punya shipper TaeBi, Tae Kwang-Eun Bi, buat gue mereka emang good match banget, cocok!



ah unyu. kyeopta.

tapi ada juga fans yang shipper-nya sungjoy/jaejoy, sungjae-joy, gara-gara Sungjae main di reality show We Got Married dan istrinya adalah si Joy Red Velvet. mereka juga lucu banget, bener-bener kaya pasangan muda baru pacaran. masih malu-malu tai kucing. 


ah mau dong bang digituin juga :(

nah
gara-gara nonton btob diary, gue jadi tau kalo Sungjae oppa punya bakat khusus yaitu mecahin semangka pake kepala :'''')))) omg kurang keren apa bang Sungjae!! jadi gausah repot-repot beli pisau, sekarang pisau mahal ya bang ya :')


palanye ga sakit itu bang yawloh sini adek usapin :')
yaila..


udah dulu ya bang, besok lagi.
bhay.



sincerely,

Untukmu, di Amerika

00.02

Menu sarapan pagi itu adalah roti isi keju dan susu. Gadis kecil itu dengan lahap menghabiskan sarapan di depannya. Hari ini adalah hari yang ditunggunya sejak hari pertama ia masuk Sekolah Dasar. Hari ini ia akan menghadiri kelas menggambar pertamanya!


"Nak, makannya pelan-pelan aja, dong!" seru sang ibu
Sang anak hanya terkekeh dan menjawab, "takut terlambat, ma"
"masih pagi, sayang. Pelan-pelan aja"

Sarapan habis lalu dengan tergesa ia memakai ransel serta tak lupa menjinjing buku gambar barunya. 

"aku berangkat ya, ma, pa!" seru Gadis kecil itu
"hati-hati, nak!" 

***

Malam Sebelumnya
18.45 

Gadis kecil itu memandang sebuah majalah anak-anak berisi bermacam-macam gambar di dalamnya. Ia berkali-kali membalik halaman majalah tersebut sampai akhirnya ia berhenti pada sebuah halaman yang telah ia cari sedari tadi. Senyumnya merekah, lalu dengan cepat ia menyambar pensil yang tergeletak di atas buku gambarnya yang kosong. 

Gadis kecil itu mencoba menyalin gambar yang ada di halaman majalah tersebut. Berkali-kali ia menggambarnya, menghapusnya, menggambarnya kembali, hingga ia merasa puas dengan gambar yang telah ia buat. Ia menambah beberapa hal untuk mempercantik gambarnya hingga akhirnya. "Voila!" gambarnya telah selesai. Ia tersenyum lebar, puas dengan hasil tangannya. Kemudian rasanya belum cukup baginya jika ia tidak menambahkan tulisan yang merepresentasikan hasil gambar tangannya, akhirnya ditulisnya 'Princess Aurora' di bawah gambarnya.

Perfect!

***

"ya anak-anak, silakan dibuka buku gambarnya, bapak akan keliling untuk memeriksa gambar kalian" 
sang guru mulai berkeliling dan memeriksa gambar muridnya satu per satu. ia juga memberi beberapa komentar di beberapa gambar, kemudian memberi nilai.

Tiba saatnya Pak guru memeriksa hasil gambar Gadis kecil itu. Dengan tersenyum bangga si Gadis kecil menyodorkan buku gambarnya pada Pak guru. 

Pak guru mengernyit sebentar saat melihat gambar itu kemudian tersenyum, "wah, bagus sekali, nak!" hanya komentar itu yang diberi oleh Pak guru, kemudian ia menorehkan angka 85 di atas gambar si Gadis kecil. 

Seorang anak laki-laki yang duduk di sebelah si Gadis dengan penasaran mencoba melihat gambarnya, lalu tiba-tiba ia berceletuk, "hah? apaan tuh princes Auaua?" 

si Gadis kecil terkejut dan menutup buku gambarnya dengan sigap. "apaan sih, itu Aurora tau!"

anak laki-laki itu terkekeh geli, "nama kamu princes Auaua ya? aneh banget!"

si Gadis kecil mengalihkan pandangannya dari anak laki-laki itu lalu bergumam, "dasar menyebalkan!"

***

sejak hari itu, beberapa teman di kelas mengenalnya sebagai Auaua. semua ini gara-gara si anak laki-laki menyebalkan itu! Siapa tadi namanya? Ah ya, Akbar! 

***

Seminggu kemudian
8.30

"Hai, Auaua, lihat deh! Ini apa coba?" Akbar memanggilnya sambil menyodorkan sesuatu pada si Gadis kecil

"buku gambarku! balikin, bar!" serunya

"nggak mau!" kekeh Akbar sambil membuka-buka buku gambarnya dan memamerkan isinya pada seluruh kelas

"eh temen-temen! lihat deh, ini nih princes Auaua! Auaua! Eh dia tinggalnya di hutan ya sama tarzan? AUAUAAAA" 
Akbar menirukan gerakan Tarzan kemudian sambil tertawa geli ia berlari keliling kelas karena si Gadis yang mulai geram mulai mengejarnya.

Akbar berlari lebih cepat dari si Gadis kecil sampai akhirnya si Gadis kecil terjatuh. Air mata berlinang di matanya. Kemudian ia terisak dan berusaha menutup wajahnya.

Akbar berhenti untuk melihat apa yang terjadi hingga Gadis kecil itu berhenti mengejarnya. Ia menghampiri Gadis itu.

"Auaua nangis? yah kok nangis sih, gak seru nih! Maafin aku deh, sini aku bantuin!" Akbar mengulurkan tangannya serta menyodorkan buku gambar milik si Gadis kecil. 

si Gadis kecil itu perlahan mengulurkan tangannya, namun bukan untuk menerima uluran tangan Akbar, melainkan mengambil buku gambar miliknya lalu berdiri dan berjalan menjauh darinya.

aku berharap dia pindah sekolah. yang jauh dari sini. jauuuuuh sekali. aku tak mau melihat anak laki-laki menyebalkan itu lagi!

***

Beberapa hari kemudian
9.30

"Akbar kok jarang masuk sih?" tanya si Gadis kecil pada teman sebangkunya
"kata ibu guru dia mau pindah sekolah" jawab temannya
"pindah kemana?"
"nggak tau deh, katanya sih ke Jakarta. Kenapa? kamu seneng ya nggak ada yang ngejek auaua lagi?"

si Gadis hanya terdiam. Ia belum sempat menerima permintaan maaf dari Akbar. Tapi bukankah seharusnya dia senang Akbar akan pindah? Bukankah itu yang ia harapkan?

Sejujurnya, bukan itu yang ia rasakan saat ini. Namun perasaan yang lain, perasaan seperti...

kehilangan?

***
Rabu
6.45

Hari itu Akbar masuk. Namun wajahnya tidak seceria biasanya. Biasanya ia akan menyapanya setiap pagi sambil terkekeh riang menirukan suara Tarzan. Namun hari ini ia hanya berjalan menunduk dan duduk di belakang bangku si Gadis kecil tanpa ada upacara peniruan suara Tarzan. 

ada apa dengannya?

si Gadis kecil membalikkan badan dan memulai percakapan dengannya
"bar, kamu mau pindah ke Jakarta ya?" 

Akbar sedikit terkejut dengan pertanyaan itu, namun ia menjawabnya dengan menghela napas, "Nggak"

Syukurlah dia tidak pindah.

si Gadis ber-oh panjang lalu berbalik ke posisi awalnya, tanpa menoleh kembali.

Beberapa saat kemudian ibu guru memasuki kelas dan memanggil Akbar. Di depan kelas ada orang tua dan seorang anak balita yang menyapa Akbar. itu pasti orang tua dan adik Akbar, tebak si Gadis kecil. 

Akbar bercakap-cakap kecil dengan orang tuanya dan ibu guru, kemudian ia mengusap matanya.

hei, apa dia menangis?

Akbar kembali ke dalam ke kelas, melewati si Gadis kecil tanpa menoleh dan langsung menyambar tas ranselnya. Lalu ia berdiri di depan kelas, menghadap si Gadis kecil dan teman-teman sekelasnya.

"ya anak-anak, hari ini Akbar mau pamit ke kalian semua."

Pamit? Apa maksudnya? Akbar bilang dia tidak pindah! 

ibu guru melanjutkan, "Akbar mau pindah ke Amerika"

terdengar gumaman takjub anak-anak di kelas, beberapa tidak percaya Akbar akan pindah sejauh itu.

Akbar mengucapkan salam yang langsung dijawab oleh seisi kelas. kemudian ia melanjutkan, "teman-teman, aku mau pindah ke Amerika. Aku minta maaf kalau selama aku berteman dengan kalian aku melakukan kesalahan. doakan aku selamat sampai sana dan punya teman yang baik seperti kalian ya!" 

Akbar berusaha tersenyum, namun matanya berlinang air mata. Rasanya ia menahan air mata itu agar tidak jatuh ke pipinya

kemudian Akbar mulai berjalan dan menjabat tangan masing-masing anak di dalam kelas. Akbar berhenti di depan si Gadis kecil dan berkata pelan, "maafin aku ya, waktu itu kamu belum maafin aku. gambar kamu bagus kok, Lyn" 

si Gadis kecil terpaku lalu menyambut uluran tangan Akbar dan menjabatnya.

"iya, udah aku maafin kok"

dan kalimat itu adalah kalimat terakhir yang diucapkan si Gadis kecil pada Akbar. hari itu juga adalah hari terakhir ia bertemu dengan si anak laki-laki menyebalkan itu.

beberapa tahun kemudian Akbar kembali ke Indonesia dan mengunjungi sekolah lamanya. namun sayang, si Gadis kecil tidak masuk sekolah karena sakit.

hingga saat ini, Gadis itu masih ingat dengan jelas bagaimana hal-hal itu terjadi, bagaimana suara tawa kecil seorang anak laki-laki yang dulu membuatnya menangis kini membuatnya rindu, bagaimana anak laki-laki itu memanggilnya Auaua sambil membawa buku gambarnya keliling kelas, bagaimana Gadis itu merasa sangat kehilangan.

kini, masing-masing dari mereka telah menjadi sosok yang berbeda. namun hanya kenangan yang dimiliki si Gadis yang tak pernah berubah. 

si Gadis, hingga saat ini, masih berharap bisa bertemu dengannya lagi. suatu hari.


sincerely,


si Gadis kecil yang telah menjadi si Gadis
si Gadis yang masih mengingat semua itu
si Gadis yang berharap kamu datang ke Indonesia

Trying To Find My New Happiness

22.34

It has been so long, i miss this blog
Many things happened in my life, i couldn't write em all one by one but yeah i'm gonna tell you that...
Zayn isn't part of 1D anymore, that's so sad *crying*


But guys, seriously i'm crying right now.


Another thing is..

I broke up
And i thought it was a break.
But he didn't.

So he kicked me out of his life, he told me not to call nor even disturb his life
Well i'm a disturber right now lol. It's funny to know that someone who was telling you that you're a part of his life now tells you that you disturb his life.
I mean nothing for him.
I accepted it.


But it hurts when you can still text her and maybe call her whenever you want

She got everything
And i got nothing. Although i'm the one who was trying my best to make you happy, but yeah
Always ended like this.

Sometimes i'm thinking whether i'm a very nice person or i'm just a stupid retard.
I make him a priority in my life, and what do i get right now?
Nothing. Just an empty space.
I regret being nice, apologizing when i didn't do anything wrong.
I thought that was right thing to do
But now i know.
I have been so wrong all this time.
So much wrong.

I'm sorry for always being a retard disturber in your life.
I will never ever
EVER
Disturb you anymore.
I'm sorry with all of my sincere heart.

Sincerely,
Your life disturber

daily life

hai pertemuan! (late post)

11.15

bagaimana kau membayangkan sebuah pertemuan yang telah lama kau nantikan?
bagaimana bila pertemuan menggantikan tempat yang sebelumnya diisi oleh penantian?
bagaimana bila akhirnya pertemuan datang dan menyediakan tempat bagi kebahagiaan?
bagaimana bila bayangan akhirnya menjadi kenyataan?

disini adalah cerita bagaimana pertemuan menggantikan penantian
disini adalah cerita dimana pertemuan meresonansikan kebahagiaan
disini adalah cerita bagaimana bayangan dapat menjadi kenyataan
disini..
kamu dan aku
bertemu..


Jum'at, 27 September 2013
6:50

"aku nanti kesana loh"
pesan singkat tersebut kuterima tepat disaat ibu guru bahasa inggris memasuki kelas dan mengucapkan salam. aku membacanya berkali-kali untuk mencerna kembali apa yang barusan kubaca.

sesaat kukira kamu hanya bercanda, hobinya-_-
namun setelah kutanya berkali-kali, kamu meyakini hal tersebut bukan sekedar bualanmu, bukan sekedar pengharapan palsumu untukku, tapi keyakinanmu

hari itu juga kita berencana bertemu saat aku pulang sekolah dan kamu pulang kuliah
jujur jantungku berdegup beribu-ribu kali lebih kencang dari biasanya sepanjang hari itu
aku hanya tak menyangka, setelah penantian yang begitu lama, setelah aku mengetahui segalanya, baru saat ini kita dapat bertemu
7 bulan..
bukan waktu yang singkat untuk menanti pertemuan, kan?

14:00

ponselku berdering

"halo?"

"halo, aku di depan sekolahmu"

sumpah, jantungku sesaat berhenti bekerja. aku berjalan cepat keluar sekolah, mencoba mencarimu di depan gerbang sekolah, namun tak ada kamu, tak kutemukan kamu. seriously, where are you?

seorang sahabatku memanggilku, ia yang telah kuceritakan segalanya, kujejali dengan curahan hati
ia menunjuk seseorang yang tengah duduk, berjaket hitam
mungkinkah itu kamu?

aku menghampirimu dan berdiri di depanmu
kamu menengadah, dan saat itu mata kita bertemu
untuk yang pertama..

"hai"
hanya satu kata itu yang kuucapkan padamu

dan hanya satu hal yang ingin kulalukan

memelukmu.

aku dan kamu, akhirnya berjumpa untuk yang pertama
aku bingung bagaimana harus menjelaskan apa yang aku rasakan saat itu
rasa bahagia mendominasi setiap detak jantungku tentunya, namun perasaan lain yang susah dijelaskan juga muncul
namun siapa yang peduli perasaan lain itu kalau kebahagiaan selalu merasuki setiap detik yang berlalu?
aku tak peduli selama aku senang.

di pertemuan yang pertama itu, ada pertama-pertama yang lain
pertama kita saling memangdang dalam diam,
pertama kita saling bersentuhan,
pertama kita melihat tawa satu sama lain,
pertama kamu menggenggam tanganku, seakan memberitahu dunia bahwa aku milikmu satu
dan pertama-pertama lain yang mungkin tak perlu dituliskan disini
hehe.

terima kasih cinta yang telah mempertemukan kita
terima kasih cinta atas segalanya
aku sayang kamu
aku cinta kamu

sampai jumpa di pertemuan selanjutnya!^^

sincerely,

daily life

Grow A Day Older

18.18

see the sunrise
know it's time for us to pack up all the past
and find what truly lasts

if everything has been written down, so why worry, we say
it's you and me with a little left of sanity

if life is never changing, so why worry, we say
it's still you and I with silly smile as we wave goodbye
and how will it be? sometimes we just can't see

a neighbor, a lover, a joker
or a friend you can count on forever?
how tragic, how happy, how sorry?

for all we know, we've come this far not knowing why
so, would it be nice to sit back in silence?
despite all the wisdom and the fantasies

having you close to my heart as I say a little grace
I'm thankful for this moment cause
I know that you..

grow a day older and see how this sentimental fool can be
when she tries to write a bithday song
when she thinks so hard to make your day
when she's getting lost in all her thoughts
when she waits a whole day to say..

I'm thankful for this moment cause I know that I..
grow a day older and see how this sentimental fool can be
when he aches his arms to hold me thight
when he picks up lines to make me laugh
when he's getting lost in all his calls
when we can't wait to say: "I love you"
...

if everything has been written down, so why worry, we say
it's you and me with a little left of sanity


by: Dewi Lestari

sincerely,
Lyndi Monica

daily life

Entahlah Kapan

19.25

Quote


Love | via Facebook

Beautiful mess

couple hugging, my drawing (:

yang terbayang olehku hanyalah kita
berhadapan, meskipun tanpa kata
namun yang tak terucaplah yang bermakna
dan membuat kita semakin menerka

bayangku..
saat kita saling bersentuhan bahu 
akan ada banyak tawa terdengar
banyak untaian cerita tersiar

bayangku..
kau dan aku

bayangan hati selalu menanti
menanti tanpa dapat dihenti
untuk kita yang sudah sehati

namun bayangan hanyalah bayangan
suatu saat mungkin jadi kenyataan
hanya satu hal yang menjadi pertanyaan
kapan?

nyatanya kita masih begini
maya dan kelabu
belum dan mungkin akan
jelas dan nyata

yang tersisa
kata tanya 
yang hanya dapat dijawab oleh waktu
waktu yang menentukan

yang diperlukan
niat untuk menjalankan
dan cinta.

sincerely,
Lyndi Monica

daily life

hujan, datanglah kembali

20.11

dan yang kutunggu kini tak lagi datang
tanpa jejak dan menghilang
bagai air laut yang sedang pasang
menenggelamkan semua sepanjang petang

aku hanya ingin suaramu
aku hanya ingin baumu
aku hanya ingin rasamu
aku hanya ingin kamu

aku masih ingat rasanya saat kau datang
indah, sangat indah
tak ada hal lain yang dapat membuatku merasakan hal itu
rasa nyaman, di hati paling dalam

senyum bahkan tanpa permisi muncul di wajahku
kejapan mata terus menerus di mataku
rasa itu menetap di hatiku
rasa tenang
rasa nyaman
rasa damai

hujan..
satu hal luar biasa yang entah mengapa
selalu membuatku dapat merasakanmu
selalu membuat seluruh sarafku tersenyum
selalu dapat meresonansikan keindahannya
pada diriku
membuatku ingin selalu bersamanya

hujan..
bawa aku terus bersamamu
jangan pernah pergi dari hidupku
jangan berhenti merintikkan kesejukan dalam diriku
aku rindu kamu.

hujan..
datanglah kembali..

daily life

Birthday Gifts! (late post)

19.33

selamat malam!
long time no see, feel kangen with this lovely blog, but here i am, writing again setelah sekian lama nggak posting dan ninggalin blog ini dengan kejam. i'm so mean haha i kno, sorry *ngelus laptop*

i'm not gonna post a poem or something that just happened in my life
bisa dibilang ini kejadian lama, gara-gara ukk, latihan padus, pacaran, dan lain-lain, akhirnya nggak sempet buat nge-post disini, baru dipost di hati aja.

ini tentang..
ulang tahun, hari kelahiran, bornday, birthday, apapun itu yang bisa disandingkan dengan kata-kata tersebut.
ulang tahun siapa?
mine!!

last may 17th, itu juga hari terakhir aku posting. postingan tentang kamu yang.. TERNYATA NGERJAIN AKUUUU! JAHAT BANGET DASAR!
okay, let me tell you, guys..
jadi setelah malem itu aku nangis-nangis, paginya si kamu telfon aku, masih dengan suara 'unmood'nya yang kamu pakai semalem dan masih belum ngucapin apa-apa, aku bener-bener ngira kamu lupa dan nggak mau inget ataupun ngerti hari itu hari apa dan ada apa.

sampai akhirnya.... aku berangkat sekolah.
well, di sekolah juga anak-anak nggak ada yang ngucapin, aku sih nggak kegilaan diucapin pas ulang tahun, tapi agak absurd aja gitu, mereka kayak tau, tapi pura-pura nggak tau. aku sih nggak permasalahin itu.

dan waktu istirahat, beberapa temen ngajakin ke kantin, nggak tau karena mereka emang laper atau apa, tapi mereka ngajakinnya buru-buru banget. bikin sebel.

nah, pas perjalanan ke kantin, si kamu tiba-tiba nelfon, minta maaf dan ngucapin ulang tahun. aku marah, awalnya. ngomong ke kamu dengan nada 'unmood' persis kayak yang kamu pakai. sukurin :p
dan akhirnya kamu ngebongkar semuanya,
jadi sebenernya, kamu berkomplot, bekerja sama melakukan pekerjaan kriminal itu, disuruh sama DHARMA.
nyebelin? banget.
ngeselin? pasti.
seneng? iya juga.
terharu? iya banget.

niat banget mereka-,-
kejutan nggak berakhir disini.
waktu balik dari kantin, pintu kelas ditutup
jengjeng..
ada apa gerangan?

jadi pas aku buka pintunya, tiba-tiba..

HAPPY BIRTHDAY, LYNDI..
HAPPY BIRTHDAY, LYNDI..
HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY, LYNDI..

ah, di depanku ada semua temen sekelas nyanyi sambil tepuk tangan, dan kue :') bentuknya hello kitty, lucu banget, lucu pol.
dan kuenya yang beliin mama, jadi mama juga ikut berkomplot sama mereka-,-
but THANK GUYS FOR THOSE AMAZING SURPRISE, kalian baik, kalian nyebelin, sayang kaliaan <3

those are the gifts from them

boneka White Teddy Bear, namanya Obii, dari Kamu, RJA <3 
dikirim seminggu setelah tanggal 17 mei
sampai sekarang masih dijadiin temen tidur


The Nine Duckies, dari RJA juga
kenapa sembilan? soalnya yang dua diminta Dharma dan yang satu hilang
kenapa bebek? soalnya sama kaya aku, cerewet.
itu sih kata RJA, aslinya aku kalem kok.


nah, ini duckies, biar lebih jelas


nah, kalo ini Panda dari Dharma, Qorina, Chelsi.
yang bikin kartu ucapan itu yang ada foto-fotoku, si Chelsi.
keren kan? lucu ya?

ah, ini gift tambahan dari Dharma
garfield!


terima kasih buat momen indahnya
terima kasih buat kejutan tak hentinya
aku sayang kalian.
aku sayang kamu.

sincerely,
Lyndi Monica

dan segalanya berakhir

22.02

pernah nggak kamu ngerasa seneng yang bikin melayang sampai ke langit ke tujuh trus tiba-tiba jatuh sekenceng-kencengnya balik lagi ke bumi dan terhempas sama ombak?

semua terasa nggak jelas, semua terasa hampa, semua terasa menyedihkan, 
sakitnya terasa, sangat nyata, ada tepat di dada, tempat hatimu berada,  
semua kenangan masa lalu berputar samar-samar, seperti potongan film kehidupan.
kenangan yang mungkin tak akan berulang, kenangan yang akan selalu kamu rindukan..


aku pernah.


Hari Kamis, 9 Mei 2013

Malam.

aku berpikir segalanya akan terasa baik hari ini, tak pernah aku memikirkan hal buruk yang sebetulnya sangat mungkin terjadi. sekalinya aku memikirkan itu, aku selalu menggeleng, aku selalu mencoba menyingkirkan semuanya, aku berusaha untuk nggak peduli. dan yang aku sisakan di pikiranku hanyalah hal-hal baik yang mungkin juga terjadi di antara kita, hanya itu. 
cinta memang egois. aku tau.

dan malam itu, kita kembali bertegur sapa, bercanda, tertawa, bernyanyi, bertukar cerita, kata cinta, dan segala hal yang membuatku perlahan-lahan naik ke atas awan. kita baik-baik saja. awalnya.

dan kamu mulai membahas lagi orang masa laluku itu, aku nggak pernah suka mengungkit masa lalu, apa lagi kalau masa lalu itu selalu membuatku menyesal telah hidup di saat itu. aku menyukai hidupku yang sekarang, bukan yang dulu. dan aku benci mengingat masa lalu. selalu.

sejak saat itu, suaramu menjadi lain, kamu beda.
aku bingung

dan hening panjang yang berlangsung akhirnya dipecahkan oleh suara lirihmu
"ngga usah pacaran dulu kamu, nurut kata papa aja, sekolah yang pinter, nanti masuk jurusan ipa, trus kuliah, trus jadi guru kimia, nanti pasti ada waktunya kamu diijinin papa buat pacaran"

jantungku melompat cepat, seperti baru saja mendapat serangan jantung.
aku berpikir cepat untuk memahami maksud kata-kata yang kamu lontarkan
jadi.. kamu pengen kita.. selesai? kita..
tapi..

tapi aku sayang kamu.

dengan pelan kamu menjawab,
"iya, teman juga boleh sayang, kan?"

DEG.

jantungku resmi copot.
sakit banget denger kamu bilang begitu.

tapi.. kenapa? kenapa tiba-tiba?

kamu diam sejenak, lalu berkata tegas,
"mungkin ini yang terbaik, oddynya disimpen dulu aja, sekarang mending kamu fokus sekolah, nanti masuk ipa, kamu gapai cita-cita kamu, apapun itu, setelah itu, kamu bisa nemuin oddy lagi, mungkin bukan oddy yang sama, tapi pasti bisa mengisi hari-harimu lagi seperti oddy yang sekarang."

tapi.. kenapa bukan oddy yang sama? kamu nggak mau nungguin aku sampai aku dibolehin pacaran?

"aku.. nggak janji."

DEGDEG.

ada apa sih sama kamu?

"aku nggak kenapa-napa, aku baik-baik aja."

aku hargain keputusan kamu, tapi ini begitu mendadak, begitu tiba-tiba, begitu tak terduga, aku nggak pernah mau kayak gini. ini bener-bener nggak jelas.

tapi oddy..

"ehm, besok-besok nggak perlu manggil aku oddy lagi ya, cukup panggil namaku aja."

sakit.

terimakasih udah nemenin aku selama ini, gimanapun perasaan kamu ke aku, aku masih tetep sayang sama kamu, bukan sayang sebagai teman, tapi sayang yang lebih dari itu, sayang yang mengarah pada cinta.

mungkin cerita cinta kita nggak akan terulang, tapi siapa yang tau,
namun satu yang kuminta, jangan hilangkan kenangan kita, semua kenangan indah.
simpan semua kenangan itu di hatimu..

jika suatu saat kamu berharap untuk mengulang semua itu dan tak ada lagi aku yang dapat melakukannya denganmu, ingatlah bahwa kenangan mungkin tak berulang, namun kenangan dapat diingat, dan kenangan selalu abadi, di sini, di hati.

jika suatu saat kata rindu tiba-tiba muncul dalam benakmu dan tak ada lagi aku yang dapat mengobatinya, ingatlah bahwa aku disini juga merindukanmu, selalu.

Muah. I love you.
itu ciuman terakhir dariku, aku janji, terakhir.

dan segalanya berakhir pada malam itu.
yang terdengar hanya desak tangisku yang tak ingin berhenti.

sincerely,
Lyndi Monica

It Has Been Two Months

22.06

Minggu, 05 Mei 2013

Malam.

Baru saja aku menutup teleponmu, aku terdiam, menopang dagu, dan memikirkan banyak hal
kamu dan aku sudah menjadi kita, dan akan tetap menjadi kita, semoga saja

selama ini, selama kita bersama, ada saat-saat dimana aku benar-benar bisa merasakan yang namanya bahagia dan semangat yang nyata, membuatku dapat dengan jelas melihat hidupku yang ternyata memang indah

banyak hal yang berubah,
pagiku, siangku, dan terutama malamku, semuanya berubah saat ini
kehidupanku mengalami increase yang sangat drastis
kamu keren bisa bikin aku kaya gini

selama ini, selama kita bersama..
kalau kata orang dengan nada ragunya, mereka bertanya padaku, "hubungan jarak jauh? beneran?"
dan aku selalu menjawabnya dengan "ya" singkat tanpa ada terusan apapun.
tampang mereka mengisyaratkan kalimat "kalian nggak akan berhasil" atau "nggak mungkin tahan lama"
jawabanku dengan tersenyum dan wajah dengan isyarat "just see, we will"
dan lihat, kami masih bersama, kan?

"Look how far we've come my baby
We mighta took the long way
We knew we'd get there someday 
They said, "I bet they'll never make it"
But just look at us holding on
We're still together still going strong" - Shania Twain

RJA said:
"aku pengen kamu tau kalo selama aku mampu aku bakalan tetep sayang kamu.
aku bakalan jaga kamu.
aku bakalan terus bikin kamu ketawa :')
selamanya getaran ini cuma buat kamu.
aku pengen kamu tau itu."

aku cuma bisa bilang terimakasih,
terimakasih atas segalanya.
aku juga sayang kamu :)

sincerely
Lyndi Monica

daily life

Tentang hujan, aku, dia, dan kamu

14.18


Rain on We Heart It - http://weheartit.com/entry/51327394/via/lyndimonica


Rinai hujan basahi aku
Temani sepi yang mengendap
Kala aku mengingatmu
Dan semua saat manis itu

...Aku selalu bahagia saat hujan turun
Karna aku dapat mengenangmu
Untukku sendiri

-Utopia

hari ini hujan lagi, ini hujan yang kesekian kali di sini sejak bulan November lalu.
aku masih ingat, pertama kali hujan.
bagaimana rasanya, bagaimana harumnya, bagaimana suaranya, bagaimana senangnya
bagaimana bahagianya..

saat itu..

aku di kamar, sendiri ditemani laptop yang menyala dalam sendu.
menopang daguku dengan sesekali mengetik untuk sekedar membalas sesuatu.
bosan.. sangat bosan.
semua orang bilang 'hujan' dan semacamnya.
disana hujan, kenapa disini nggak? 
aku marah, marah pada langit, pada awan yang ada di atasku.
aku rindu hujan, langit! aku rindu hujan, awan!
aku rindu menari di bawah hujan, aku rindu berlari-larian di bawah hujan, aku rindu merasakan hujan, aku rindu suara hujan, aku rindu bermain hujan.. bersamanya.

sejam berlalu sejak kemarahanku pada langit dan awan.
aku tertidur di depan penerangan laptop yang dengan setia menyala untukku.
aku mendengar suara yang kurindukan, aku menengadahkan kepala dan melihat keluar jendela
hatiku mencelos, tiba-tiba aku mendengar suara dari kepalaku


ini hujan, Lyndi! ini suara hujan! lihat itu, lihat di jendela! itu hujan!


French Sampler: Rainy day on We Heart It - http://weheartit.com/entry/53157348/via/lyndimonica


tanpa ragu, tanpa suara, aku berlari keluar. 
pintu terbuka, dan terpaan angin dingin khas pemberian hujan serta percikan airnya menimpaku.
indah.. sangat indah.
aku tersenyum, memejamkan mataku, merasakan hujan, dan mengikuti arah hujan membawaku.
aku berjalan di bawah hujan, melentangkan tanganku untuk dapat merasakannya lagi.
aku mendongak dan membiarkan hujan menerpa wajahku

Life as a muckla on We Heart It - http://weheartit.com/entry/52631831/via/lyndimonica

aku selalu suka hujan, aku rindu padamu, hujan..
aku rindu padanya, juga..

sejenak aku terdiam, berdoa dalam hati dan berucap..
terima kasih Tuhan, terima kasih langit, terima kasih awan.
terma kasih, dia.

sekarang..

Let the rain wash away,
all the pain of yesterday.

waktu berlalu, berhari-hari aku dapat merasakan hujan, berhari-hari aku dapat menyampaikan kata rindu pada hujan.
namun akan tiba saatnya hujan pergi lagi
meninggalkanku sendiri, dalam sepi, lagi..
sebelum itu terjadi, aku ingin menyampaikan rasa ini pada hujan
bahwa aku berterima kasih karena hujan telah menemani rinduku
telah menyampaikan salamku padanya, membuatku dapat melupakannya.

sekarang hujan mempertemukanku pada yang lain.
kamu..
kamu yang jauh lebih baik darinya.
kamu yang mampu membuatku tertawa.
kamu yang dapat menemani hari-hariku tanpa hujan.

dan yang paling penting,
kamu yang menyukai hujan, menyukai harumnya hujan, kamu yang mengagumi hujan.
semoga saat hujan pergi, kamu mampu mengobati rinduku pada hujan.

terima kasih, hujan.
terima kasih, kamu.

Sincerely,
Lyndi Monica, rainlover.

Popular Posts

Instagram